Sosialisasi tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Bapak Arief S Trinugroho sekaligus memberikan sambutannya.
Pada kesempatan tersebut Bapak Arief S Trinugroho menyampaikan hasil riset world competitive ranking 2023, daya saing indonesia tahun 2023 naik menjadi peringkat 34 dari 64 negara di dunia, dengan score 70,75 dibandingkan dengan tahun 2022 yang berada di peringkat 44. secara nasional, daya saing sumatera utara pada tahun 2022 menurut BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) berada pada angka 3,24 dan masih dibawah nasional yaitu 3,26. hal ini merupakan tantangan bagi penyelenggara Pemerintahan untuk bekerja lebih keras guna meningkatkan produktivitas dan daya saing di Sumatera Utara.
Daya saing juga dipengaruhi oleh faktor investasi, antara lain produktivitas dan tenaga kerja. “Untuk dapat meningkatkan daya saing daerah maka peningkatan produktivitas dan tenaga kerja harus menjadi fokus pembangunan”ucapnya.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang Pendidikan lainnya, yaitu sebesar 7,28 persen. sementara TPT yang paling rendah adalah pada Pendidikan Diploma (DI/DII/DIII), yaitu sebesar 1,77 persen. Dibandingkan Februari 2022, penurunan TPT hanya terjadi pada kategori Pendidikan SD ke bawah dan Universitas yaitu masing-masing sebesar 1,09 persen poin dan 1,79 persen poin.
“Tenaga kerja lebih banyak diserap oleh kegiatan Informal, meskipun terdapat kenaikan jumlah penduduk yang bekerja pada kegiatan Formal, lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan, dengan didominasi oleh tamatan sma/sederajat yang mengindikasikan bahwa tingkat ketrampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut masih rendah dan untuk itu perlunya meningkatkan Ketrampilan dan Kompetensi Tenaga Kerja agar dapat diserap oleh pasar kerja, khususnya kegiatan Formal” tegasnya.
“Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 1 tahun 2023 merupakan bentuk kebijakan Pemerintah dalam mendorong Peningkatan Produktivitas Nasional yang diharapkan direspon berbagai pihak termasuk stakeholder untuk dapat lebih meningkatkan perannya dalam upaya Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing Nasional termasuk di Sumatera Utara” tambahnya.